Buku Sekolah Elektronik

 Bank Data RPP & Silabus
 

Kalender Pendidikan


Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Berita Aktual

Berita Surat Kabar Tribun Timur, Makassar, RSS
  • CITIZEN REPORTER: Lebaran Bersama Irmada
    MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Lebaran Iedul Fitri 1431H Di lapangan Awwalul islam, Jl. Ir. Soetami Makassar bersama IRMADA (ikatan Remaja Masjid Da'watul Haq) Muhammadiyah, 10 September...
  • Rumah Sakit Tetap Layani Pasien
    MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Sejumlah rumah sakit di Makasssar tetap membuka pelayanan khususnya pelayana unit gawat darurat (UGD) di hari lebaran,Jumat (10/09/2010). [apr]
  • BERITA FOTO: Koran Maih Berserakan di Jl Masjid Raya
    MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Tumpukan koran yg digunakan saat salat I'd di Masjid Al Markas Al Islami masih berserakan di sekitar Jl Masjid Raya dekat SPBU,...
  • Open House Gubernur Berlanjut Pukul 19.00 Wita
    MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Open house dan silaturahmi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo kembali akan berlanjut sekitar pukul 19.00 wita. Staf humas Pemprov Sulsel menyebutkan open...
  • Makin Banyak Pengunjung ke Lapas Bollagi
    GOWA, TRIBUN-TIMUR.COM - Pengunjung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bollangi Kabupaten Gowa tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu. Menurut Kepala Satuan Pos Pengamanan Lapas Bollangi, Sopyan,...
Advertisement
Ayo pelihara lingkunganmu mulai dari sekarang ! PDF Print E-mail
Sunday, 16 May 2010

Assalamu alaikum wr. wb,

Seperti yang kita ketahui, bumi kita kondisinya sangat kritis disebabkan oleh ulah manusia sendiri. Memelihara lingkungan dapat dilakukan dengan berbagai cara, dimana saja, dan kapan saja. Namun, kita para manusia tidak mempedulikan keadaan bumi ciptaan Allah ini. Kemudian Bumi seakan-akan menangis dan bertanya :

Memelihara Lingkungan itu kebutuhan atau kewajiban?

 

 

 

Tempat tinggal yang kita diami saat ini adalah lingkungan dengan kondisi yang mengalami pengurangan hutan-hutan alam dan lahan hijau secara drastis akibat perubahan gaya hidup kita sendiri, pemicunya antara lain adalah berkembangnya konsumerisme serta ketidakpedulian individu akan kepentingan bersama. Hal ini terjadi tidak saja di kota-kota besar, melainkan juga sudah merambah hingga pelosok pedesaan. Untuk bisa memperbaiki kondisi yang merusak tersebut, tentunya kita harus mulai dari mengetahui dahulu bagaimana perilaku kita selama ini, apakah kita juga ikut menyumbangkan peranan yang cukup signifikan terhadap masalah-masalah tersebut ? Dengan demikian kita dapat mengenali kemungkinan-kemungkinan tindakan perbaikan atau paling tidak mengurang dampak-dampaknya Pertama-tama, sadarkah kita? Selanjutnya, apa yang kita dapat lakukan untuk dapat memperoleh lingkungan tempat tinggal dengan kondisi yang layak dan lebih baik ? Untuk itu, sebaiknya kita mulai melihat kembali perilaku diri kita sendiri selama ini. Apakah kita juga ikut berperanserta menyumbang perilaku yang signifikan terhadap masalah tersebut? Dengan mengenali perilaku diri sendiri, kita dapat mengenali kemungkinan-kemungkinan tindakan perbaikan atau minimal dapat mengurangi dampaknya. Beradaptasi untuk mengganti kebiasaan dan cara-cara yang selama ini kita lakukan ternyata tidak memerlukan biaya yang tinggi dan perubahan yang drastis dalam kehidupan kita sehari-hari. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengganti dahulu persepsi yang keliru dan menghilangkan mitos-mitos yang mempengaruhi cara berpikir kita. Apabila selama ini kita selalu berpikir bahwa setiap perubahan pasti membutuhkan biaya yang tinggi, tentunya itu merupakan pendapat yang salah. Beradaptasi dalam merubah kebiasaan dan cara-cara yang selama ini kita lakukan ternyata samasekali tidak membutuhkan biaya yang tinggi. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah merubah dulu persepsi yang keliru, serta menghilangkan mitos-mitos yang dapat mempengaruhi cara berpikir kita. Dan tentu saja, semuanya itu dapat dimulai dengan tekad dan kebulatan hati. Seringkali kita beranggapan bahwa menjaga lingkungan adalah suatu kewajiban, yaitu suatu hal dilakukan bukan untuk diri kita … Seringkali kita beranggapan bahwa menjaga lingkungan adalah suatu kewajiban. Kita melakukan karena adanya peraturan, dan ada sanksi tertentu apabila peraturan dilanggar. Jadi kita sering beranggapan bahwa menjaga lingkungan adalah suatu hal yang dilakukan bukan untuk diri kita sendiri … Namun apabila dipikirkan secara lebih mendalam, maka kita tentunya akan memahami bahwa menjaga lingkungan adalah suatu kebutuhan, dan dengan demikian akan timbul kesadaran. Karena semua yang kita lakukan pada hakekatnya adalah untuk diri kita sendiri, bukan hanya untuk kepentingan bersama. Namun, apabila kita berpikir kembali secara mendalam, maka kita pasti akan menjadi paham dan oleh karenanya akan timbul suatu kesadaran yang membuat kita dapat merasakan bahwa menjaga lingkungan itu adalah suatu kebutuhan, karena semua yang kita lakukan pada hakekatnya adalah untuk diri kita sendiri. Mitos 1. merubah kebiasaan kita adalah hal yang sangat sulit ! suatu kebiasaan yang sudah tertanam didalam diri kita bukan suatu hal yang tidak dapat dirubah. Seperti halnya ketergantungan kita terhadap kendaraan : seringkali kita merasa tidak nyaman pada saat terjebak kemacetan, polusi yang parah, dlsb. Banyak orang menggunakan kendaraan pribadi bukan untuk suatu kenyamanan, tetapi lebih pada suatu kebiasaan. Menggunakan kendaraan umum 2 atau 3 kali seminggu, bukan merupakan sesuatu yang sulit, akan tetapi hanya suatu PENYESUAIAN. 2. mendukung suatu organisasi lingkungan atau menjadi relawan berarti harus meluangkan banyak waktu pada saat ini, orang-orang yang sangat sibuk tidak harus mengorbankan waktunya untuk turun ke jalan berkampanye untuk dapat menyalurkan aspirasinya. Berkat kemajuan teknologi, kepedulian dan dukungan terhadap suatu kegiatan dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti mengakses internet, menggunakan fitur-fitur komunikasi dlsb 3. percuma untuk mulai melakukan suatu kegiatan, karena tidak akan memberi banyak kontribusi terhadap pelestarian lingkungan Disadari atau tidak, suatu perbuatan kecil yang kita lakukan sebenarnya akan membawa dampak kepada orang lain di sekitar kita. Hal tersebut akan membawa dampak yang berlipat ganda dan terus menerus sehingga akan mejadi suatu perubahan besar dengan sendirinya. Mulailah untuk merubah diri kita sekarang juga ! “The problems that exist in the world today cannot be solved by the level of thinking that created them” Albert Enstein

 

dikutip dari :www.ars86care.org, semoga rahmat tercurah kepada penulisnya.

 

 
Next >

Blog Siswa

Berita - Corat-Coret
Ayo pelihara lingkunganmu mulai dari sekarang !
Imam Nurjaya - Sunday, 16 May 2010
Assalamu alaikum wr. wb, Seperti yang kita ketahui, bumi kita kondisinya sangat kritis disebabkan oleh ulah manusia sendiri. Memelihara lingkungan dapat dilakukan dengan berbagai cara, dimana saja, dan kapan saja. Namun, kita para manusia tidak mempedulikan keadaan bumi ciptaan Allah ini. Kemudian Bumi seakan-akan menangis dan bertanya : Memelihara Lingkungan itu kebutuhan atau kewajiban?
Berita - Corat-Coret
Mungkinkah Matahari Terbit Dari Barat?
Ria Fitriani Rachman - Friday, 14 May 2010
Investigasi lanjutan mengenai anomali-anomali 2012 tiba pada verifikasi ilmiah yang paling menggetarkan : Prediksi NASA bahwa dalam beberapa tahun ke depan ada kemungkinan terjadi perubahan kutub magnet bumi yang merupakan siklus ribuan tahun dari planet dan bintang. Meski sulit dipercaya, sebagai contoh NASA mengatakan bahwa pada tahun 2001 bintang kita matahari , telah mengalami perubahan kutub tersebut. Namun karena massa matahari relatif uniform dan kita tidak tinggal disana maka manusia relatif tidak merasakan perubahan ini. Seperti kita ketahui bumi dapat diibaratkan sebutir telur dimana kulit telur adalah daratan dan lautan tempat kita berpijak, dan cairan telur adalah material vulkanis logam cair dan inti bumi adalah kuning telur yang merupakan logam padat bersuhu tinggi.
Berita - Corat-Coret
Studi Temukan Kadal Hadapi Kepunahan Akibat Perubahan Iklim
Marlina - Friday, 14 May 2010
Studi Temukan Kadal Hadapi Kepunahan Akibat Perubahan Iklim Washington (ANTARA/Xinhua-OANA) - Satu tim ahli biologi internasional telah menemukan pola yang mengerikan mengenai kepunahan populasi kadal akibat naiknya temperatur, dan jika kecenderungan saat ini berlanjut, maka sebanyak 20 persen spesies kadal diramalkan akan punah paling lambat pada 2080. Studi tersebut dijadwalkan disiarkan Jumat di dalam jurnal Science.